Minggu, 25 Oktober 2020

Modul 17 Cara Mengatasi Tombol Power Pada Handphone Yang Bermasalah

Cara Mengatasi Tombol Power Pada Handphone Yang Bermasalah


Handphone merupakan perangkat elektronik yang hampir dimiliki setiap orang. handphone sendiri bisa dikatakan sudah menjadi separuh dari hidup manusia. Namun dibalik kecanggihan dan kemanfaatannya, handphone juga selayaknya benda lainnya yang sewaktu-waktu dapat mengalami rusak atau error. Nah pada beberapa handphone Android sering ditemui permasalahan yang cukup menjengkelkan yaitu tombol power android yang bermasalah atau tidak berfungsi, biasanya hampir semua merk termasuk Samsung, Realme, Vivo, Oppo, Redmi, Xiaomi, Asus, Advand dan HP lainnya mempunyai kerentanan pada komponen tersebut.

Tombol power sendiri merupakan komponen penting dari handphone yang manakala jika tergangggu, penggunaan handphone bisa jadi tidak berfungsi dengan optimal. Berbicara masalah, pasti setiap masalah ada solusinya. Jangan khawatir, kami akan memberikan cara bagaimana mengatasi tombol power yang bermasalah untuk sobat semua


Tombol Power HP Bermasalah

Sebelum itu, sobat perlu ketahui penyebab tombol power yang tidak berfungsi dengan baik, berikut adalah beberapa penyebabnya,

  • Terbentur; nah permasalahan ini biasanya handphone sobat jatuh sehingga menjadi terbentur lantai maupun permukaan keras lainnya. Hal ini bisa saja membuat tombol power dan beberapa komponen lain mengalami gangguan atau kerusakan.
  • Bug atau Error Pada Sistem; Permasalahan ini juga bisa terjadi karena sistem di handphone sobat yang mengalami bug atau error sehingga kinerja tombol power menjadi tidak optimal.
  • Umur Handphone Yang Tua; Permasalahan tombol power tidak berfungsi juga bisa terjadi karena handphone sobat yang terlalu tua atau lama. Karena seringnya atau intensnya penggunaan, tombol power menjadi bermasalah.

Sebenarnya masih banyak penyebabnya, namun itulah kira-kira yang menjadi penyebab umum. Nah tanpa berlama-lama lagi kami akan beritahu bagaimana Cara Mengatasi Tombol Power Yang Bermasalah yaitu dengan

Cek Tombol Power

tombol power android bermasalah

Salah satu cara mengatasi tombol power yang tidak berfungsi adalah dengan cara mengeceknya terlebih dahulu, barangkali ada benda kecil keras seperti batu atau kotoran lainnya yang barangkali menetap di sela-sela tombol power sehingga tombol mengalami gangguan. Sobat juga cek kerangka handphone sobat, barangkali tergeser sehingga tombol power menjadi terganggu. Saya sendiri pernah mengalami karena tergesernya kerangka atau casing handphone akibat terbentur.

Mengaktifkan Assistive Touch Pada Handphone

Salah satu cara lainnya yaitu sobat mengaktifkan fitur Assistive Touch yang tersedia pada handphone sobat. namun fitur ini tidak dimiliki oleh semua handphone. Nah Assistive Touch sendiri merupakan aplikasi bawaan pada handphone yang berfungsi untuk menggantikan peran tombol fisik seperti home, back, menu utama serta dapat menempatkan tombol shortcut seperti screenshot dan yang lainnya. Bagaimana caranya?

Mengaktifkan Asisstive Touch Pada Handphone Samsung

Pada hp samsung fitur assistive touch diberi nama “Assistant Menu“.

  • Nah Untuk menggunakan fitur ini sobat harus buka menu “Settings > Accesbility > Dexterity and interaction“.
  • Jika sudah, pilih “Assistant Menu” kemudian klik “ON“, sobat bisa geser atau switch tombol kekanan.
  • Terakhir silahkan sobat atur assitant menu sesuai dengan keinginan sobat ya!

Mengaktifkan Assistive Touch Pada Handphone Xiaomi

Fitur assistive touch pada handphone xiaomi adalah “Quick Ball“. Untuk mengaktifkan fitur ini gampang banget, sobat ikuti ya dengan melihat step dibawah ini

  • Pertama, Silahkan sobat masuk ke menu “Setting > Additional Settings
  • Jika sudah, lalu pilih tab “Quick Ball > Geser Tombol Untuk Mengaktifkan“.
  • Fitur ini memiliki 5 ikon shortcut (HomeMenuLockScreenshot dan Back).
  • Selesai, sobat sudah dapat menggunakan fitur assistive touch pada handphone.

Mengaktifkan Assistive Touch Pada Handphone Oppo

Pada handphone Oppo sendiri, fitur ini dinamakan Assistive Touch, bagaimana cara mengaktifkannya?

  • Pertama, sobat silahkan masuk ke menu “Settings > Smart & Convenient“.
  • Selanjutnya pilih menu “Assistive Ball” kemudian pilih “setingan”.
  • Kemudian pilih setingan yang sobat inginkan.
  • Nah pada opsi “Gesture Operations” ini melakukan custom atau memilih sendiri perintah pada assistive ball sesuai keinginan sobat.
  • Terakhir, pilih opsi “Tap Menu” untuk menampilkan 5 ikon shortcut (HomeMenuLockScreenshot dan Back).

Mengaktifkan Assistive Touch Pada Handphone Vivo

Pada handphone vivo sendiri, fitur assistive touch dinamai “Easy Touch“. Bagaimana cara mengaktifkannya?

  • Pertama Sobat buka menu “Settings > More Settings“.
  • Jika sudah, sobat pilih “Easy Touch” dan geser tombolnya ke “ON“, atau bisa switch ke kanan.
  • Pada “Costumize Menu” silahkan atur sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan sobat ya!
  • Untuk mengatur tingkat opacity tombol pilih opsi “Idle Visibility (Opacity)“. Opacity sendiri merupakan tingkat kekerasan visual.
  • Selesai, fitur ini sudah bisa digunakan pada handphone Vivo sobat!

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, fitur ini tidak dimiliki pada semua handphone. Maka dari itu, kami berikan cara lain untuk menampilkan Assistive Touch yaitu dengan Menggunakan Aplikasi

Menggunakan Aplikasi Assitive Touch

Jika HP Sobat tidak memiliki aplikasi bawaan Assitive Touch, jangan kawatir karena di Playstore banyak sekali aplikasi yang menawarkan aplikasi tombol power virtual yang bisa kalian gunakan, beberapa aplikasi kami sampaikan di bawah ini,

Assistive Touch untuk Android

tombol power samsung tidak berfungsi

Aplikasi rekomendasi pertama yaitu aplikasi assistive touch untuk android, aplikasi ini menampilkan Assistive Touch layaknya fitur bawaan handphone. Aplikasi ini mudah digunakan dan sangat ringan yang mana hanya berukuran 8,6 Mb saja.

Didalam aplikasi ini tersedia beberapa fitur yang bisa sobat nikmati, langsung saja deh sobat coba dengan mengunduhnya secara gratis melaluo google Play Store atau bisa klik disini

Pusat Kontrol IOS 13

tombol power xiaomi tidak berfungsi

Selayaknya nama aplikasinya, aplikasi ini serupa seperti fitur assistive touch bawaan pada iPhone. Aplikasi ini menurut kami sangat layak sobat gunakan, sebab selain bagus, aplikasi ini juga memiliki berbagai fitur yang keren yang dapat dinikmati secara gratis.

Sobat bisa dapatkan dengan mengunduhnya di Google Play Store secara gratis atau bisa klik disini. Jangan khawatir, aplikasi ini cukup ringan hanya berukuran 6,7 mb saja!

Assistive Touch Untuk Android Pro 2020

servis tombol power android

Sama seperti aplikasi pertama, aplikasi ini hanya dibedakan dari fiturnya yang lebih banyak juga tampilannya yang lebih bagus. Namun dalam aplikasi ini beberapa dari fitur bersifat premium atau sobat harus berlangganan terlebih dahulu. Untuk dapat mengunduhnya, ssobat dapat mengunduh secara gratis melalui Google Play Store atau bisa klik disini

Easy Assistive Touch 2019

Selanjutnya ada aplikasi Easy Assistive Touch 2019. Aplikasi ini juga serupa fitur bawaan pada iPhone maupun android yang dapat membantu menggantikan tombol power. Namun uniknya pada aplikasi ini, kita bisa mengcostum warna maupun ikon yang lucu dan unik. Pas banget ini buat kamu yang suka warna-warni. Aplikasi ini sangat ringan yang mana hanya berukuran 4,8 mb


Assistive Touch 2020

tombol power android bermasalah

Rekomendasi aplikasi assistive touch terakhir dari kami ialah aplikasi Assistive Touch 2020. Aplikasi ini sangat bagus untuk sobat, aplikasi ini memiliki tampilan assistive touch yang keren yang pas buat sobat yang menginkan tampilan warna. Tidak hanya desain, fitur dari aplikasi ini juga bagus layaknya aplikasi Assistive Touch pada handphone android lainnya. Aplikasi ini sangat ringan dibalik fitur lengkapnya yang mana hanya berukuran 5,8 Mb.

Silahkan sobat unduh secara gratis melalui play store atau sobat bisa klik disini . Nah cara terakhir untuk mengatasi tombol power sobat yang bermasalah yaitu dengan






















https://www.androidponsel.com/12003/tombol-power-pada-hp-bermasalah/

Komunikasi Audio, Video dan Audio-Video

 Komunikasi Audio

 

Pengertian Komunikasi Audio

Komunikasi Audio adalah Komunikasi yang terjadi antar sistem dalam bentuk suara, yang ditransmisikan kedalam bentuk jaringan.

Macam – Macam Komunikasi Audio

  1. Audio Streaming adalah Jenis audio yang langsung diputar di Internet. Contoh web atau aplikasi yang menyediakan audio streaming adalah Jango, iHeart, Spotify, Joox, dan lainnya.
  2. Audio Visual adalah perangkat sound system yang dilengkapi dengan penampilan gambar, biasanya digunakan untuk presentasi, home theater dan lain sebagainya.
  3. Audio Response adalah Suara yang dihasilkan oleh sistem baik itu komputer maupun perangkat lainnya, hal ini terjadi karena output suara yang dihasilkan itu berasal dari input tertentu.
  4. Audio Oscillator adalah produk dari perusahaan Hewlett Packard, produk ini digunakan oleh Walt Disney Studios dalam pembuatan Film
  5. Audio Modem Riser adalah Kartu plug-in dalam motherboard Intel yang memuat sirkuit modem atau audio,

Perangkat – Perangkat Komunikasi Audio

  1. Audio CODEC : melakukan fungsi kompresi sinyal audio untuk penghematan bandwidth
  2. Audio Controller : melakukan fungsi kontrol terhadap pengaruh akustik yang tidak dikehendaki dari speaker terhadap mikropon
  3. Mikropon & Speaker : merupakan perangkat input/output dalam sistem audio

Jenis – Jenis format Audio

  1. MP3 atau MPEG 1/2 Audio Layer 3
    Mp3 adalah format audio yang paling populer pada saat ini. Format ini menggunakan algoritma audio lossy compression yang dapat mengurangi ukuran file. Mp3 dikembangkan di Jerman fraunhofer Institute dan berbasis format MPEG.
    2. AIFF dan AIFC (Audio Interchange File Format)
    AIFF adalah format file yang tidak dikompres yang dikembangkan oleh Apple pada Machintosh dan Platform Unix
    3. Ogg dan Ogg Vorbis
    Ogg adalah format multimedia gratis yang dirancang untuk streaming dan penyimpanan yang sangat efisien. Ogg dikembangkan oleh Xiph.org Foundation. Begitu juga Ogg Vorbis yang berupakan codec audio gratis
    4. WAV
    WAV adalah standart audio yang dikembangkan oleh microsoft dan IBM. WAV adalah format utama untuk menyimpan data audio pada windows dan menggunakan metode yang sama dengan AIFF untuk menyimpan data. WAV menggunakan teknik pulse-code modulation(PCM)yang tidak dikompres.
    5. AAC atau Advance Audio Codec
    AAC adalah sistem lossy compression untuk file audio yang dikembangkan oleh Motion Picture Expert Group untuk menggantikan MP3 yang mempunyai kelebihan yaitu kompresi lebih effisien dan kualitas suara audio yang lebih baik dan mendukung audiomultichannel.
    6. WMA (Windows Media Audio)
    WMA adalah codec untuk lossy compression yang dikembangkan oleh microsoft untuk menyaingi mp3. Akan tetapi sementara ini Microsoft memposisikan WMA bersaing dengan AAC. WMA juga menggunakan sistem Digital Rights Management seperti AAC untuk proteksi penggandaan dan membatasi pemutaran pada PC atau perangakat tertentu
    7. Real Audio
    real Audio adalah codec audio yang dikembangkan oleh Real Networks pada tahun 1995. Codec ini awalnya hanya digunakan untuk transmisi bandwitch yang rendah. Real Audio banyak digunakan oleh station radio untuk streaming program-program via internet secara realtime.Contoh Komunikasi Audio
    Terdapat berbagai produk dengan cara kerja komunikasi audio, contohnya seperti Telepon, Radio, dan Tape Recorder
  • Telepon adalah Sebuah alat yang dimana harus terdapat 2 perangkat agar komunikasi dapat berjalan, telepon menggunakan sinyal, gelombang radio yang diubah ke data audio.
  • Radio Jika telepon membutuhkan 2 perangkat agar terhubung, maka radio cukup satu, karena radio hanya bisa bertindak sebagai client (penerima data) dan tidak bisa menjadi server (pengirim data), untuk server sendiri membutuhkan alat khusus yang membuat frekuensi audio agar bisa memancarkan sinyal radio dan dapat diterima oleh radio.

Komunikasi Video

  1. Pengertian Komunikasi Video
    Komunikasi Video adalah Suatu penyampaian informasi secara tampak atau visual, singkatnya hal yang dapat dilihat mata manusia, Seperti video yang ditampilkan secara sinkron juga bersamaaan melalui media jaringan lokal maupun internet.2. Macam – Macam Komunikasi Video
    1. Video IP
    Video IP adalah sebuah video yang dilewatkan melalui IP. Video ini dapat dipancarkan ke publik baik melewati satelit, melalui kabel, dan melalui IP atau format radio analog.2. Videotex
    Videotex adalah pelayanan informasi interaktif dari komputer pusat yang memungkinkan individu untuk meminta kerangka informasi dari komputer pusat melalui telepon atau kabel, untuk ditampilkan ada layar tampilan video (umumya televisi rumah).

 

  1. VideoOut
    VideoOut adalah Perangkat keras seperti kamera yang layar kameranya dapat ditampilkan di layar lainnya dengan cara disambungkan ke layar televisi atau layar lainnya. Jadi intinya seperti video dikamera keluar ke layar lainnya, maka dari itu dinamakan VideoOut.4. Video RAM
    Video RAM atau VRAM adalah penyimpanan komputer media gambar yang ditampilkan di monitor, yang bertindak sebagai buffer antara CPU dan kartu grafis5. Video Text
    Yaitu suatu kemampuan untuk mengirimkan juga mentransmisikan secara 2 arah dari suatu gambar atau suara

    3. Manfaat Komunikasi Video

  1. Dapat memberitahukan informasi tanpa harus bertemu langsung dengan penerima informasi
  2. Menghemat biaya, karena kita tidak perlu bertemu dengan begitu, kita akan menghemat biaya transportasi.
  3. Lebih praktis, karena dengan komunikasi video, kita dapat memberitahu informasi ke beberapa orang sekaligus tanpa harus menemuinya satu per satu

Komunikasi Audio Video

  1. Pengertian Komunikasi Audio Video
    Komunikasi Audio Video atau biasa yang disebut Komunikasi Audio Visualadalah Proses atau hal yang disampaikan berupa informasi kepada orang lain yang berupa gambaran/visualisasi sekaligus pendengaran/audio, Jika begitu maka Komunikasi ini mengandalkan Penglihatan juga Pendengaran.2. Contoh Komunikasi Audio Video

Karena menggunakan 2 media sebagai komunikasi yakni Audio dan Video, maka Contohnya semakain meluas juga karena perkembangan zaman, dimana setiap ada video pasti ada audio juga. Contohnya yaitu :

1. Film
Film adalah sekumpulan gambar yang sudah diedit atau bisa disebut frame, lalu semua frame itu digabung sehingga membuat gambar bergerak menjadi lebih hidup dan nyata.

2. Video
Hal ini sama dengan film yaitu menggabungkan gambar gambar berbeda agar bisa bergerak, namun yang membedakannya adalah kualitas juga durasi, pesan yang disajikan divideo adalah bisa berupa fakta, berbeda dengan film, rata – rata menggunakan cerita fiksi sebagai jalan cerita agar lebih menarik.

3. Televisi
Televisi adalah alat penerima sinyal gambar sekaligus suara, dengan mengubah sinyal radio menjadi gambar berupa video atau suara, yang mengirimnya adalah stasiun televisi atau yang bisa disebut channel, dan untuk channel bisa berupa gratis atau berbayar.

3. Ciri-Ciri Komunikasi Audio Video

  1. Bersifat linier
  2. Menyajikan visual yang dinamis
  3. Digunakan dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang/pembuatnya

Merupakan representasi fisik dari gagasan real atau gagasan abstrak



https://herdi2010.wordpress.com/kom-auvid/

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 1G, 2G, 3G, 3.5G, 4G DAN 5G


  1. Perkembangan Teknologi 1G, 2G, 3G, 3.5G, 4G Dan 5G

“G” pada setiap Teknologi pada1G, 2G, 3G, 3.5G, 4G Dan 5G adalah Generasi. Teknologi sekarang  sudah sangat maju dan GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA adalah generasinya. GPRS adalah generasi pertamanya disusul dengan Edge dengan memberikan layanan agak cepat lalu 3G dengan menghadirkan layanan tercepat dan akhirnya teknologi sekarang 3.5G menyingkirkan semua dengan menghadirkan layanan sangat cepat untuk mengakses data, dan mungkin akan hadir layanan 4G.

  1. Perjalanan Generasi

G berarti Generation dan berhubungan dengan kecepatan transmisi data

1G – Original analog cellular for voice (AMPS, NMT, TACS) 14.4 kbps

2G – Digital narrowband circuit data (TDMA, CDMA) 9-14.4 kbps

3G – Digital broadband packet data (CDMA, EV-DO, UMTS, EDGE) 500-700 kbps

3.5G – Replacement for EDGE is HSPA 1-3 mbps and HSDPA up to 7.2Mbps

4G – Digital broadband packet data all IP (Wi-Fi, WIMAX, LTE) 3-5 mbps

5G – Gigabit per second in a few years (?) 1+ gbps

Untuk memudahkan pembelajaran, disini akan dijabarkan secara singkat definisi dari setiap kata asing yang berhubungan dengan teknologi.

  • GPRS (General Packet Radio Service) : suatu teknologi yang digunakan untuk pengiriman dan penerimaan paket data. GPRS sering disebut dengan teknologi 2.5G. Fasilitas yang diberikan oleh GPRS : e-mail, mms (pesan gambar), browsing, internet. Secara teori GPRS memberikan kecepatan akses antara 56kbps sampai 115kbps.
  • EDGE (Enhanced Data for Global Evolution) : teknologi perkembangan dari GSM, rata-rata memiliki kecepatan 3kali dari kecepatan GPRS. Kecepatan akses EDGE secara teori sekitar 384kbps. Fasilitas yang disediakan EDGE sama seperti GPRS (e-mail, mms, dan browsing).
  • UMTS (Universal Mobile Telecommunication Service) : perkembangan selanjutnya dari EDGE. UMTS sering disebut generasi ke tiga (3G). Selain menyediakan fasilitas akses internet (e-mail, mms, dan browsing), UMTS juga menyediakan fasilitas video streaming, video conference, dan video calling*). Secara teori kecepatan akses UMTS sekitar 480kbps.
  • HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G.HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi pastinya HSDPA lebih cepat lah. Kalau gak lebih cepat apa gunanya menciptakan HSDPA. Semakin baru tekonologi pastinya semakin bagus.

Perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut :

  1. Generasi pertama : hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).
  2. Generasi kedua : dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah – menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT.Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi 2.5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps).Teknologi yang masuk kategori 2.5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.
  3. Generasi ketiga : digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO.4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G.Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”. Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun).

  1. Perbedaan 1G, 2G, 3G, 3.5G, 4G dan 5G
  • 1 Generation

Jaringan 1G pertamakali ditemukan di tahun 1980 ketika AMPS di Amerika bekerjasama dengan TACS dan NMT di Eropa membuat terobosan di teknologi jaringan. Yang harus anda ketahui adalah bahwa ini adalah standar baru dari teknologi jaringan.zaman dimana campur tangan manusia sudah tidak terlalu dibutuhkan semuanya benar benar sudah otomatis dan dengan bentuk yang kecil tentunya. karena ini adalah ponsel generasi pertama mereka membuat nya sangat serius mereka membuat ponsel yang kuat dan handal yang akhirnya tersebar ke seluruh dunia.

Generasi pertama atau 1G merupakan teknologi handphone yang menggunakan sistem analog.Generasi pertama ini menggunakan teknik komunikasi yang disebut Frequency Division Multiple Access (FDMA).Teknik ini memungkinkan untuk membagi-bagi alokasi frekuensi pada suatu sel untuk digunakan masing-masing pelanggan di sel tersebut, sehingga setiap pelanggan saat melakukan pembicaraan memiliki frekuensi sendiri. Yang termasuk teknologi 1G yakni:

  • AMPS (Advanced Mobile Phone Service) atau IS-136
  • NMT ( Nordic Mobile Telephony)
  • HICAP
  • TACS
  • C 450
  • C-Netz
  • Mobitex
  • DataTAC

Kemampuan teknologi 1 G :

Kemampuan teknologi 1 G ini hanya dapat bisa melayani komunikasi suara saja tidak dapat melayani komunikasi data dalam kecepatan tinggi dan besar.

Kelemahan teknologi 1 G :

Penggunaan teknologi analog pada generasi pertama menyebabkan banyak keterbatasan yang dimiliki seperti kapasitas trafik yang kecil, jumlah pelanggan yang dapat ditampung dalam satu sel sedikit, dan penggunaan spektrum frekuensi yang boros karena satu pengguna menggunakan satu buah kanal frekuensi.Derau intemodulasi (suara tidak jernih).

  • 2 Generation

Pada awal tahun 90-an untuk pertama kalinya muncul teknologi jaringan seluler digital yang hampir bisa dipastikan memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan teknologi jaringan analog (1G) seperti suara lebih jernih, keamanan lebih terjaga dan kapasitas yang lebih besar.GSM muncul terlebih dahulu di Eropa sementara Amerika mengandalkan D-AMPS dan Quallcomm CDMA pertama mereka.Kedua sistem ini (GSM dan CDMA) mewakili generasi ke dua (2G) dari teknologi jaringan nirkabel dan juga kenyataan bahwa generasi Pertama mulai menghilang satu dekade yang lalu sehingga harus ada generasi yang baru.

Generasi kedua memiliki memiliki fitur CSD sehingga transfer data lebih cepat. sekitar 14.4KBPS. Anda juga dapat mengirimkan pesan teksakan tetapi Fitur CSD ini akan menghabiskan biaya yang besar karena jika anda ingin terhubung ke internet anda harus menggunakan dial-up yang dihitung permenit.

Yang termasuk teknologi 2G yakni:

Time Division Multiple Access (TDMA)

Cara kerja teknologi ini adalah dengan membagi alokasi frekuensiradio berdasarkan satuan waktu. Teknologi TDMA dapat melayani tiga sesi peneleponan sekaligus dengan melakukan pengulangan pada irisan-irisan satuan waktu dalam satu channel radio. Jadi, sebuah channel frekuensi dapat melayani tiga sesi peneleponan pada jeda waktu yang berbeda, tetapi tetap berpola dan berkesinambungan. Dengan merangkaikan seluruh bagian waktu tersebut, maka akan terbentuk sebuah sesi komunikasi.

Personal Digital Cellular (PDC)

PDC memiliki cara kerja yang relatif sama dengan TDMA. Perbedaannya adalah area implementasinya. TDMA lebih banyak digunakan di Amerika Serikat, sedangkan PDC banyak diimplementasikan di Jepang

iDEN

iDEN merupakan teknologi yang hanya digunakan di perangkat dengan merk tertentu (proprietary technology FBR). Teknologi ini merupakan milik perusahaan teknologi komunikasi terbesar di Amerika, Motorola, yang kemudian dipopulerkan oleh perusahaan Nextel.iDEN berbasis teknologi TDMA dengan arsitektur GSM yang bekerja pada frekuensi 800 MHz. Umumnya digunakan untuk aplikasi Private Mobile Radio (PMR) dan “Push-to-Talk”.

Digital European Cordless Telephone (DECT)

DECT yang berbasiskan teknologi TDMA difokuskan untuk keperluan bisnis dengan skala enterprise, bukan skala service provider yang melayani pengguna dalam jumlah yang sangat banyak. Contoh dari aplikasi teknologi ini adalah wireless PBX, dan interkom antar telepon wireless. Ukuran sell radio yang tidak terlalu besar menyebabkan teknologi ini hanya digunakan dalam rentang yang terbatas. Meskipun demikian, teknologi DECT mengalokasikan bandwidth frekuensi yang lebar, yaitu sekitar 32 Kbps per channel.Pengalokasian bandwidth frekuensi yang lebar ini menghasilkan kualitas suara atau data yang lebih baik dalam format standar ISDN.

Personal Handphone Service (PHPS)

PHS merupakan teknologi yang dikembangkan dan diimplementasikan di Jepang. Teknologi ini tidak berbeda jauh dari DECT yang juga mengalokasikan 32 Kbps channel untuk menjaga kualitasnya. Teknologi ini difokuskan untuk kepentingan di dalam lingkungan populasi tinggi sehingga coverage area FBR tidak terlalu luas.Biasanya teknologi PHS menempatkan BTS di lokasi sekitar area keramaian, seperti mall, dan perkantoran.

IS-95 CDMA (CDMAone)

CDMAone berbeda dengan teknologi 2G lainnya karena teknologi ini berbasis Code Division Multiple Access (CDMA).Teknologi ini meningkatkan kapasitas sesi peneleponan dengan menggunakan sebuah metode pengkodean yang unik untuk setiap kanal frekuensi yang digunakannya.Dengan adanya sistem pengkodean ini, maka lalu-lintas dan alokasi waktu masing-masing sesi dapat diatur.Frekuensi yang digunakan pada teknologi ini adalah 800 MHz. Namun, terdapat varian lain yang berada di frekuensi 1900 MHz.

Global System for Mobile (GSM)

Teknologi GSM menggunakan sistem TDMA dengan alokasi kurang lebih sekitar delapan pengguna di dalam satu channel frekuensi sebesar 200 KHz per satuan waktu. Awalnya, frekuensi yang digunakan adalah 900 MHz. Pada perkembangannya frekuensi yang digunakan adalah 1800 MHz dan 1900 MHz. Kelebihan dari GSM adalah interface yang lebih bagi para provider maupun para penggunanya.Selain itu, kemampuan roaming antarsesama provider membuat pengguna dapat bebas berkomunikasi.

Kemampuan teknologi 2G :

Generasi kedua selain digunakan untuk komunikasi suara, juga bisa untuk SMS (Short Message Service adalah layanan dua arah untuk mengirim pesan pendek sebanyak 160 karakter), voice mail, call waiting, dan transfer data dengan kecepatan maksimal 9.600 bps (bit per second). Kecepatan sebesar itu cukup untuk mengirim SMS, download gambar, atau ringtone MIDI. Kelebihan 2G dibanding 1G selain layanan yang lebih baik, dari segi kapasitas juga lebih besar.

Suara yang dihasilkan menjadi lebih jernih, karena berbasis digital, maka sebelum dikirim sinyal suara analog diubah menjadi sinyal digital. Perubahan ini memungkinkan dapat diperbaikinya kerusakan sinyal suara akibat gangguan noise atau interferensi frekuensi lain.

Perbaikan dilakukan di penerima, kemudian dikembalikan lagi dalam bentuk sinyal analog, efisiensi spektrum/frekuensi yang menjadi meningkat, serta kemampuan optimasi sistem yang ditunjukkan dengan kemampuan kompresi dan coding data digital.Tenaga yang diperlukan untuk sinyal sedikit sehingga dapat menghemat baterai, sehingga handset dapat dipakai lebih lama dan ukuran baterai bisa lebih kecil.

Kelemahan teknologi 2 G:

Kecepatan transfer data masih rendah. Tidak efisien untuk trafik rendah.Jangkauan jaringan masih terbatas dan sangat tergantung oleh adanya BTS (cell Tower).

  • 3 Generation

 Antara tahun 2001 sampai 2003, EVDO Rev 0 pada CDMA2000 dan UMTS pada GSM pertama yang merupakan cikal bakal generasi ke tiga (3G) diperkenalkan. Tapi ini bukan berarti GPRS telah mati. Justru saat itu muncul EDGE – Enhanced Data – rates for GSM Evolution – ini diharapkan akan menjadi pengganti GPRS yang baik, karena tidak perlu mengupgrade hardware secara ekstrim dan tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya. Dengan EDGE anda sudah dapat merasakan kecepatan dua kali lebih cepat daripada GPRS akan tetapi tetap saja masih kurang cepat dari 3G.

International Telecommunication Union mendefinisikan 3G sebagai teknologi yang dapat bekerja sebagai berikut:

  1. Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 144 kbps pada kecepatan user 100 km/jam.
  2. Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 384 kbps pada kecepatan berjalan kaki.
  3. Mempunyai kecepatan transfer data sebesar 2 Mbps pada user diam (stasioner)

Dari persyaratan diatas terhitung ada 5 teknologi untuk 3G, yakni:

  • WCDMA
  • CDMA2000
  • TD-SCDMA
  • UWC-138
  • DECT+

Teknologi 3G diperkenalkan pada awalnya adalah untuk tujuan sebagai berikut:

  1. Menambah efisiensi dan kapasitas jaringan
  2. Menambah kemampuan jelajah (roaming)
  3. Untuk mencapai kecepatan transfer data yang lebih tinggi
  4. Peningkatan kualitas layanan (Quality of Service – QOS)
  5. Mendukung kebutuhan internet bergerak (mobile internet)

Frekuensi yang digunakan oleh teknologi 3G, yaitu :

  1. Frekuensi penerimaan (downlink) 1920-1980 MHz.
  2. Frekuensi pengiriman (uplink) 2110-2170 MHz.

Yang termasuk teknologi 3G yakni:

  1. EDGE (Enhanced Data Rates for Global/GSM Evolution) atau E-GPRS (Enhanced -General Packet Radio Services).
  2. W-CDMA (Wideband – Coded Division Multiple Access) atau UMTS (Universal Mobile Telecommunication System).
  3. CDMA2000-1X EV/DV (Evolution/Data/Voice) dan CDMA2000-1X EV-DO (Data Only)/ (Data Optimized) atau IS-856.
  4. TD-CDMA (Time Division Code Division Multiple Access) atau UMTS-TDD (Universal Mobile Telecommunication System – Time Division Duplexing)
  5. GAN (Generic Access Network) atau UMA (Unlicensed Mobile Access)
  6. HSPA (High-Speed Packet Access)
  7. HSDPA (High Speed Downlink Packet Access)
  8. HSUPA (High Speed Uplink Packet Access)
  9. HSPA+ (HSPA Evolution)
  10. FOMA (Freedom of Mobile Multimedia Access)
  11. HSOPA (High Speed OFDM Packet Access)
  12. TD-SCDMA (Time Division Synchronous Code Division Multiple Access)

Kemampuan teknologi 3G :

Memiliki kecepatan transfer data cepat (144kbps-2Mbps) sehingga dapat melayani layanan data broadband seperti internet, video on demand, music on demand, games on demand, dan on demand lain yang memungkinkan kita dapat memilih program musik, video, atau game semudah memilih channel di TV. Kecepatan setinggi itu juga mampu melayani video conference dan video streaming lainnya.

Kelebihan 3G dari generasi-generasi sebelumnya :

  1. Kualitas suara yang lebih bagus.
  2. Keamanan yang terjamin.
  3. Kecepatan data mencapai 2 Mbps untuk lokal/Indoor/slow-moving access dan 384 kbps untuk wide area access.
  4. Support beberapa koneksi secara simultan, sebagai contoh, pengguna dapat browse internet bersamaan dengan melalukan call (telepon) ke tujuan yang berbeda.
  5. Infrastruktur bersama dapat mensupport banyak operator dilokasi yang sama. Interkoneksi ke other mobile dan fixed users.
  6. Roaming nasional dan internasional.
  7. Bisa menangani packet-and circuit-switched service termasuk internet (IP) dan videoconferencing. Juga high data rate communication services dan asymetric data transmission.
  8. Efiensi spektrum yang bagus, sehingga dapat menggunakan secara maksimum bandwidth yang terbatas.
  9. Support untuk multiple cell layer.
  10. Co-existance and interconnection dengan satellite-based services.
  11. Mekanisme billing yang baru tergantung dari volume data, kualitas service dan waktu.

  • 5 Generation

Teknologi 3,5G ini memungkinkan penggunanya untuk mengunduh beragam sajian multimedia, seperti streaming video, streaming musik, mobile TV, permainan daring (online game) , cuplikan film, animasi, video klip, permainan, video klip olahraga, berita keuangan, memainkan kumpulan lagu secara penuh, dan unduh karaoke dengan kecepatan tinggi. Seluruhnya dapat dilakukan sambil tetap melakukan telepon video dengan tanpa mengganggu proses transfer data.

Berikut merupakan teknologi yang digunakan pada 3.5:

  • HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) merupakan perkembangan akses data selanjutnya dari 3G.HSDPA sering disebut dengan generasi 3.5 (3.5G) karena HSDPA masih berjalan pada platform 3G. Secara teori kecepatan akses data HSDPA sama seperti 480kbps, tapi yang pasti HSDPA lebih cepat..Semakin baru teknologi pastinya semakin baik.
  • WiBro (Wireless Broadband).WiBro merupakan bagian dari kebijakan bidang teknologi informasi Korea Selatan yang dikenal dengan kebijakan 839.WiBro mampu mengirimkan data dengan kecepatan hingga 50 Mbps.

Setelah beberapa tahun, CDMA 2000 mengupgrade teknologi jaringan evdo mereka.menjadi EVDO rev A. teknologi ini memiliki kecepatan 10 kali lebih cepat dari evdo rev 0. Juga UMTS atau yang sering disebut juga 3GSM telah menguprade teknologi mereka ke HSDPA dan HSUPA. Inilah yang dinamakan 3.5G

 

  • 4 Generation

4G dikatakan memiliki kecepatan 500 kali lebih cepat daripada CDMA2000 dapat memberikan kecepatan hingga 1Gbps jika anda di rumah atau 100Mbps ketika anda bepergian. Dan dalam waktu yang singkat tentu saja.Untuk contoh seberapa cepat teknologi 4G adalah mendownload film berkapasitas 6GB saja hanya diperlukan waktu 6 Menit.

4G adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada pengembangan teknologi telepon seluler.4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G.Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah “3G and beyond”.

Teknologi 4G adalah istilah serapan dari bahasa Inggris: fourth-generation technology. Istilah ini umumnya digunakan untuk menjelaskan pengembangan teknologi telepon seluler.

Sistem 4G akan dapat menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus multimedia dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Belum ada definisi formal untuk 4G. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh.

Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi. 4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP).

Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.

 

  • 5 Generation

5G (jaringan seluler generasi ke-5 atau 5 generasi nirkabel sistem) adalah nama yang digunakan dalam beberapa makalah penelitian dan proyek-proyek untuk menunjukkan fase utama berikutnya dari standar telekomunikasi seluler melebihi standar 4G/IMT-Advanced efektif sejak 2011.

Saat ini, 5G bukan istilah resmi digunakan untuk spesifikasi tertentu atau dokumen resmi belum diumumkan oleh perusahaan telekomunikasi atau badan standardisasi seperti 3GPP, WiMAX Forum, atau ITU-R.Rilis standar baru di luar 4G sedang berlangsung oleh badan standarisasi, tetapi saat ini tidak dianggap sebagai generasi ponsel baru tapi di bawah payung 4G.

Sebuah mobile generasi baru telah muncul setiap 10 tahun karena sistem 1G pertama (NMT) diperkenalkan pada tahun 1981, termasuk. 2G (GSM) sistem yang mulai bergulir di tahun 1992, 3G (W-CDMA/FOMA), yang muncul pada tahun 2001, dan standar 4G “nyata” memenuhi persyaratan IMT-Advanced, yang diratifikasi pada tahun 2011 dan produk yang diharapkan dalam 2012-2013. Teknologi pendahulunya telah terjadi di pasar beberapa tahun sebelum generasi ponsel baru, misalnya pra-3G systemCdmaOne/IS95 tahun 1995, dan pra-4G sistem Mobile WiMAX dan LTE pada tahun 2005 dan 2009.Perkembangan 2G (GSM) dan (IMT-2000 dan UMTS) 3G standar waktu sekitar 10 tahun dari awal resmi R & D proyek, dan pengembangan sistem 4G dimulai pada tahun 2001 atau 2002. Namun, masih ada transnasional 5G proyek pembangunan telah secara resmi telah diluncurkan, dan perwakilan industri telah menyatakan skeptis terhadap 5G. Generasi ponsel baru biasanya ditugaskan band frekuensi baru dan bandwidth spektral yang lebih luas per frekuensi saluran (1G hingga 30 kHz, 2G sampai 200 kHz, 3G hingga 5 MHz, dan 4G hingga 40 MHz), tetapi skeptis berpendapat bahwa ada sedikit ruang untuk band frekuensi baru atau bandwidth saluran yang lebih besar Dari sudut pandang pengguna, generasi ponsel sebelumnya telah tersirat peningkatan substansial dalam bitrate puncak (yaitu lapisan fisik bitrate bersih untuk jarak pendek komunikasi).. Namun, tidak ada sumber menunjukkan 5G puncak download dan upload tingkat lebih dari 1 Gbps akan ditawarkan menurut definisi ITU-R sistem 4G Jika 5G muncul., Dan mencerminkan ini prognosis, perbedaan utama dari sudut pandang pengguna antara 4G dan 5G teknik harus menjadi sesuatu yang lain dari throughput maksimum yang meningkat, misalnya baterai rendah konsumsi, probabilitas outage lebih rendah (cakupan yang lebih baik), harga agak tinggi dalam porsi yang lebih besar dari luas cakupan, lebih murah atau tidak ada biaya lalu lintas karena biaya penyebaran infrastruktur yang rendah , atau kapasitas agregat lebih tinggi bagi pengguna banyak simultan (yaitu sistem yang lebih tinggi tingkat efisiensi spektral).


https://sis.binus.ac.id/2018/03/09/perkembangan-teknologi-1g-2g-3g-3-5g-4g-dan-5g/